kkursor

Read more: http://ariefbudiyantoo.blogspot.com/2013/02/cara-membuat-tulisan-berjalan-mengikuti.html#ixzz3GW19HuBa

Selasa, 14 Oktober 2014

TUGAS KESEHATAN MENTAL



JIWA YANG SEHAT
Jiwa yang sehat adalah jiwa yang selalu peka dan respon  terhadap masalah yang hadir dihadapannya, idealnya dia juga bisa merasakan kesusahan/kesenangan yang ada di persekitarannya.

Pada tahun 2013 setelah  lulus dari MAN saya melanjutkan pendidikan Privat Computer selama satu tahun di PTT.Widya Informatika Selatpanjang. Disana, saya memiliki suasana dan  teman yang baru, namun dari banyak teman itu saya mendapatkan seorang teman yang saya anggap layaknya saudara sendiri,  dia selalu ada saat saya dalam keadaan susah maupun senang, ikatan persahabatan kami  semakin hari terus bersemi .

Waktu demi waktu terus berajalan dan kami sangat menikmati kebersamaan itu. Namun sungguh sangat disayang  pada waktu pertengahan jalan saya mendapatkan kabar yang tidak pernah saya bayangkan,  dia ingin berhenti  dari studinya . Saya coba menelfon tapi tidak pernah diangkat, lalu saya kirim sms dan mengatakan kalau saya rindu dengan sosok sahabat seperti dia dengan harapan agar dia mau ke sekolah lagi, namun saya mendapatkan balasan yang tidak pernah saya bayangkan  kalau dia ingin mengakhiri studinya dan ingin menikah karena kondisinya sekarang berbadan dua, saya sedih sekali dan menangis sejadi-jadinya ketika saya mendapat balasan sms darinya itu. Saya benar-benar sedih harus kehilangan sahabat sepertinya dan saya kesal dengan diri saya sendiri yang tidak bisa membawa dirinya bersama-sama menyelesaikan studi itu.

JIWA YANG TIDAK SEHAT

Ketika  duduk di bangku SD saya selalu mendapat nilai ujian yang sangat bagus dan peringkat kelas tertinggi itu adalah saya , namun sangat berbeda waktu saya di bangku MTS, prestasi akademik saya jauh menurun, hal itu lah yang membuat hati saya di gelabui  firasat-firasat yang kotor, saya  tidak bisa nerima kenyataan  teman saya yang nilainya lebih bagus dari saya, saya merasa iri dengannya,   saya juga tidak puas terhadap penilaian guru, saya berperasangka buruk dengan guru. Padahal tingkat kerajinan belajar saya di bangku MTS memang menurun dan seharusnya saya bisa nerima hasil dari apa yang telah saya perbuat namun oleh karena pada waktu itu jiwa saya tidak sehat sehingga saya bisa berpikir seperti itu.
NORMAL
Saya selalu menghargai diri dan hasrat saya sendiri sebagai seorang perempuan muslimah, seperti halnya dalam berpakaian, saya selalu menggunakan jelbab saat saya berpergian


ABNORMAL
Ini adalah contoh dari  jiwa yang tidak normal, tika (bukan nama yang sebenarnya) adalah seorang remaja perempuan  yang memiliki hasrat yang berbeda dengan perempua-perempuan yang lainnya, dia tertarik dengan perempuan, style pakaiannya juga jauh dari naluri seorang perempuan, dia menggunakan pakaian laki-laki. Anehnya, kalau saya dekat dengannya saya merasa ada “sesuatu”, mungkin secara tidak sadar saya sudah terkontaminasi dengan diri saya sendiri menganggap dia seorang lelaki “sejati”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar